Sepi Dalam Perjalanan Ini
Saya mencoba memahami perjalanan beberapa orang yang sukses. Ini saya lakukan melalui membaca biografinya, nonton biografinya, membaca berita-berita terkait, dan berinteraksi (kalau kenal). Dari hasil ini semua saya memahami bahwa perjalanan mencapai kesuksesan ini sering harus dilalui secara sendiri. Sebagian besar orang tidak paham dengan apa yang kita lakukan sehingga tidak dapat memberikan apresiasi.
Saya ambil contoh seorang yang mengambil S3. Kerjaannya apa? Membaca makalah, buku, referensi-referensi lainnya, menulis (makalah, presentasi, dokumentasi lainnya), dan melakukan pengujian (jika ada). Masalahnya ada yang terlihat hanya duduk membaca saja. Atau merenung di depan komputer. Maka banyak orang yang tidak dapat mengapresiasi ini. Apa susahnya? Ngapain kerjaannya hanya begitu? Dan seterusnya. Padahal ini BEKERJA dan SUSAH. Bagi yang tidak pernah mengalami ini tentu saja tidak dapat mengapresiasi ini.
Demikian pula seseorang yang sedang mengembangkan usahanya. Dia memiliki banyak masalah, mulai dari urusan finansial, SDM (ini yang paling susah!), operasional, dokumenasi, pembukuan (cash flow dll.), kontrak, dan seterusnya. Pokoknya mumet. Sementara orang lain terlihat senang-senang saja. Bisa tidur dengan nyenyak. Hanya memikirkan gaji sendiri. Sementar ini harus memikirkan gaji karyawan. Pusing.
Ada banyak hal lain yang kalau saya uraikan bisa menjadi sebuah buku dengan ratusan halaman. Hmmm. Sesungguhnya ini ide bagus. Hanya saja melakukannya tidak semudah ini. Ha ha ha. Ini menuliskan pokok permasalahan dari tulisan ini saja sudah menghabiskan waktu 30 menit. Ini hanya menuliskan langsung jreng saja lho. Kalau tulisan ini harus diedit ulang, diperbaiki, dan seterusnya, tidak terbayang oleh saya berapa waktu dan tenaga yang harus dikeluarkan.
Nah, sekarang saya harus kembali ke buku. Membaca dulu. Let me hit my books.
sumber tulisan : https://rahard.wordpress.com/2024/05/09/sepi-dalam-perjalanan-ini/
No comments:
Post a Comment