Sunday, November 30, 2008
prasangka
Setyo gundah. Bagian ATK bagi-bagi makanan ke semua bagian. Uang diambil dari selisih lebih penggunaan ATK di kantornya. Halalkah? Sepengetahuan dia, bila ada selisih lebih maka dananya seharusnya masuk ke kas perusahaan.
Tapi bagaimana jika bagi-bagi makanan ini termasuk kebijakan perusahaan? Bagaimana jika manajemen sudah memutuskan bahwa bila ada selisih barang lebih, maka kelebihannya akan dibelikan makanan untuk karyawan? Berbagai prasangka berkecamuk dalam pikiran Setyo. Lalu dia ingat petunjuk Al-Qur'an untuk menjauhi prasangka. Akhirnya dia memutuskan untuk klarifikasi masalah ini dengan perusahaan, agar tiada lagi prasangka.
Sudah berbulan-bulan lamanya tidak "tinju-meninju" dan "tendang-menendang", akhirnya Ahad kemarin terlampiaskan juga :D. Ada game "baru" di rumah. Tidak bisa disebut baru karena di luar sana, mungkin game ini justru ketinggalan jaman alias basi T_T...Whatever lah, yang penting happy ^_^. Pas kebetulan ada lawan tanding, jadinya kloplah. Tapi apa yang terjadi saudara-saudara?? ketika dia pakai Orochi, aku tidak berkutik!!! Jadilah King, Chizuru Kagura, Joe Higashi dan Mature bulan-bulanan Orochi hari itu. Salah pilih jagoan? Mungkin. Tidak bisa main? Bisa jadi :D Tapi yang penting hari itu merupakan hari yang membahagiakan, mengingatkan kembali kenangan lama. Main game tidak perlu dihayati, yang penting happy :D
Friday, November 28, 2008
"Pak Setyo, nanti ada barang datang dari supplier, kabel gulung 10 buah. Tolong diterima. Saya mau ketemu klien dulu"
"Baik Pak"
Akhirnya kesempatan yang dinanti Setyo pun tiba. Membentuk tubuhnya dengan cara bekerja di gudang. Dia pikir, daripada rutin ke gym keluar uang, lebih baik bekerja sebagai tukang atau kerja berat lainnya untuk membentuk tubuh. Badan bagus, duit masuk. Sambil menyelam minum air, begitu prinsipnya. Peluang itupun datang dua minggu yang lalu sehingga dia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dan hari ini, bosnya menyuruhnya untuk melakukan tugas pertamanya dalam angkat-mengangkat barang.
Barang datang. Tapi ketika diangkat, ternyata tidak semudah yang disangka. Benda itu tidak bergerak sedikitpun.
"Sudah Pak biar Kami saja" pegawai dari supplier menyuruh Setyo untuk memantau saja. Tidak perlu bantu mengangkat. Mereka khawatir jika Setyo tetap bersikeras untuk mengangkatnya, pinggangnya tidak akan bisa balik lagi seperti yang pernah mereka alami ketika awal bekerja dulu.
Ternyata membentuk tubuh tidak semudah yang dibayangkan. Perlu kesabaran dan ketekunan kuat. Akhirnya Setyo bertekad untuk berlatih lagi mengangkat barang-barang berat di gudang agar mimpinya memiliki tubuh indah bisa tercapai.
Tuesday, November 25, 2008
"Pak Jon, tadi Pak Tirta telpon, katanya dia mau rekomendasikan kita ke kliennya dia, karena dia sudah overload, nggak sanggup handle...kira-kira gimana Pak Ya?"
"Janganlah...tolak aja"
"Tapi Pak...ini kan kesempatan kita buat nambah klien...selama ini klien kita kan cuma PT Tirta Maju aja punyanya Pak Tirta..kalo misal kita putus kerjasama dengan dia, kan bisa mati perusahaan kita.."
"Ya gimana, sekarang aja kita udah keteteran, apalagi kalo ditambah klien baru. Nanti para teknisi istirahatnya kapan?"
"Tapi ini kan kesempatan kita untuk maju Pak Jon"
"Pokoknya tolak aja titik!"
Setyo hanya bisa melengos perlahan sambil berbalik meninggalkan bosnya. Hilang sudah harapannya untuk memajukan perusahaan
Wednesday, November 05, 2008
Jeng-jeng-jeng!!! Street Fighter datang lagi dengan tampilan yang lebih....kerennnn!!! Dengan 8 jagoan lama (Ryu, Guile, Chun-li(my sweet ^_^), Ken, Dhalsim, Blanka, E Honda dan Zangief) berikut 4 bos lama (M Bison, Balrog, Sagat, dan Vega) mereka siap bertarung mempertaruhkan harga diri masing-masing. Namun mereka mendapat tantangan baru. Selain dari Dan, Gouken, Cammy, Sakura, Fei Long dan lainnya, ada lagi penantang yang lebih hebat, yaitu : Crimson Viper, Abel, Rufus dan EL Fuerte. Total adalah 24 petarung yaitu 12 pemain lama seperti Ryu, Guile, Chun-Li, Ken, Dhalsim, Blanka, E Honda, Zangief. M Bison, Balrog, Sagat dan Vega, ditambah 8 petarung lanjutan yaitu Seth, Akuma, Gouken, Sakura, Dan, Gen, Cammy dan Fei-Long (T.Hawk dan Dee-Jay nya mannna T_T), dan terakhir 4 pemain baru yaitu Crimson Viper, Abel, Rufus dan El-Fuerte.
Crimson Viper adalah seorang mata-mata Amerika yang cantik (wah, saingannya Chun-Li nambah ^_^) berkacamata dan memakai sarung tangan kulit.
Lalu ada lagi si Abel, seorang tanpa masa lalu yang amnesia, petarung beladiri Prancis campuran (saudaranya Rose kali ya?) yang berusaha untuk mengalahkan anggota Shadaloo yang masih tersisa.
Kemudian seorang luchador (petarung gulat bebas semacam smack down) bernama El Fuerte. Kalau dilihat sepintas, sepertinya akan menjadi saingan Zangief.
Terakhir adalah Rufus. Tampilannya gendut, seperti E Honda, tapi beda aliran. E Honda pesumo, Rufus jagoan kung-fu. Saingan E Honda atau Fei-Long yah? Kita lihat saja Februari nanti.
-Jadi gak sabar nunggu 2009 :D-
Sunday, November 02, 2008
Diperangi, bukan dipelihara
BKM 1
Sudah biasa kita menyaksikan kemiskinan di sekitar kita. Terlalu biasa sehingga kita tidak berusaha untuk menghilangkannya dari muka bumi. Memang ada kisah bahwa Nabi melihat penghuni surga mayoritas adalah kaum miskin, namun Nabi juga mewanti-wanti bahwa kemiskinan dekat dengan kekufuran. Mungkin yang dilakukan Profesor Yunus tidak berangkat dari peringatan Rasulullah tersebut. Dia hanya ingin mengangkat martabat kaum miskin sehingga bisa ikut andil dalam perputaran ekonomi dunia, tidak hanya sebagai penonton.
Dari bukunya, "Bank Kaum Miskin" terbitan Marjin Kiri, Profesor mengisahkan sepak terjang Grameen Bank dalam memerangi kemiskinan. Awalnya dia hanya merasa tidak nyaman ketika Universitas tempat dia mengajar tampak tidak terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya. Di dalam kampus dia mengajar tentang teori ekonomi dan segala tetek bengeknya, namun di sekitar kampus, tanah tandus dan kelaparan sudah dianggap biasa tanpa ada usaha untuk mengubahnya. Dari situlah awal dia bergerak. Setelah mengetahui bahwa kelaparan berasal dari ketidakmampuan masyarakatnya dalam mengelola lahan tandus, dia lalu berusaha menyadarkan masyarakat bahwa lahan tandus masih bisa ditanami oleh padi varietas unggulan yang dikembangkan di Filipina. Dia lalu mempraktekkannya dengan menanam menggunakan metode alur lurus dengan jarak antara yang sama agar hasilnya bagus meskipun banyak yang mencibir metode itu.
Profesor tidak tahu cara menanam padi. Dia belajar dengan cara terjun langsung ke masyarakat, bertanya sana-sini kepada yang berpengalaman dan mempraktekkannya tanpa membaca dari buku.
Thursday, October 30, 2008
karena kita begitu berharga
Siapapun kita, apapun jenis kelamin kita, 4JJI SWT telah mengaruniakan -atau mungkin lebih tepatnya mengamanahkan- kelebihan yang tidak dimiliki oleh yang lain. Atau paling tidak jikalau ada juga yang memiliki kelebihan tersebut, maka kita dan mereka berada pada level tertinggi.
Terkadang kita tidak menyadari kelebihan yang kita miliki tersebut. Alih-alih menggunakan sebaik-baiknya untuk menggapai keridhoan-Nya, kita malah selalu mengeluh terhadap kekurangan-kekurangan yang kita miliki.
Seorang anak mengeluh karena belum boleh memegang uang dalam jumlah banyak sehingga dia berangan-angan bahwa sekiranya saat ini dia sudah dewasa. Seorang wanita mengeluh karena tidak mendapatkan kesempatan yang sama seperti halnya laki-laki sehingga dia mengeluh 'seandainya aku terlahir sebagai laki-laki'. Seorang tua renta mengeluh karena sudah tidak sekuat dulu sehingga berharap agar dia tidak pernah menjadi tua. Sedangkan seorang pemuda menggunakan waktunya hanya untuk bersenang-senang dengan anggapan bahwa dirinya masih muda, jalan masih panjang sehingga waktunya dihabiskan untuk bersenang-senang saja.
Padahal, bila kita cermati. Ada karunia yang 4JJI selipkan pada masing-masing mereka.
Anak-anak dikaruniai kesempatan yang lebih banyak dari remaja dan orang tua untuk menggapai cita-citanya. Saat usia dini adalah saat yang tepat untuk belajar, mempelajari semua hal-hal positif yang ada disekitarnya. Karena saat-saat itu adalah saat ketika otak mampu menyerap semua ilmu dengan sangat baik.
Pemuda memiliki semangat yang tinggi, ditunjang dengan kondisi akal dan fisik yang prima sehingga mampu untuk menyelesaikan berbagai masalah secara lebih baik. Oleh karena itu, di usia yang sedang matang-matangnya ini, gunakanlah sebaik-baiknya dengan banyak menimba ilmu dan beramal, agar tidak ada sesalan di kemudian hari.
Kemudian orang tua. Banyak orang beranggapan bahwa orang tua hanya menjadi beban rumah tangga. Mereka sudah tidak produktif lagi sehingga lebih cocok jika 'dibuang' ke panti jompo. Naudzubillah, alangkah durhaka anak yang tega berbuat seperti itu. Anak-anak itu lupa terhadap satu kelebihan yang hanya dimiliki oleh orang tua. Pengalaman. Seburuk apapun orang tua kita, meskipun dia pengangguran, minimal dia memiliki pengalaman hidup yang jauh lebih banyak daripada anak-anaknya, yang pengalaman tersebut bisa dijadikan pelajaran oleh mereka yang lebih muda. Oleh sebab itu, 4JJI melalui AlQuran memerintahkan kita untuk bersyukur kepada-Nya dan kepada orang tua kita.
Lalu bagaimana dengan wanita? Apakah dia memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh yang lain? Sebagian masyarakat menganggap wanita adalah penghuni kasta rendah dibawah laki-laki. Padahal ada kelebihan wanita yang menjadikannya lebih mulia dibanding laki-laki. Me-la-hir-kan. Dalam Islam, wanita mulia salah satunya adalah karena kelebihan ini. Bahkan 4JJI mengganjar syahid bagi wanita yang meninggal ketika melahirkan. Karena itulah ketika Rasulullah ditanya tentang siapakah yang seharusnya diperlakukan paling baik didunia, maka Rasul menjawab "Ibumu" sampai 3x. Oleh sebab itu sebenarnya wanita tidak perlu menuntut persamaan hak karena posisi dia sudah lebih mulia daripada laki-laki. Bila ia melakukannya maka hal itu justru akan menurunkan derajatnya menjadi sama dengan laki-laki.
Bila kita ingin menggali lagi, akan sangat baaaanyak karunia 4JJI yang diberikan kepada kita. Halaman ini tidak akan sanggup menjelaskannya satu-persatu. Bahkan Laut dan pohon seisi dunia tidak sanggup menuliskannya meskipun terus menerus ditambahkan sebanyak itu pula.
Oleh sebab itu sudah seharusnyalah kita bersyukur atas apa yang telah 4JJI titipkan kepada kita agar karunia tersebut tidak berubah menjadi bencana.
Sunday, October 26, 2008
Pernah belajar logaritma simpleks?
Ternyata tidak sesimpleks yang dibayangkan :D
Biasanya untuk menyelesaikan masalah yang terdiri dari 3 variabel atau lebih. Konon ini pernah dipakai dalam perang dunia untuk menentukan titik mana yang akan dijatuhi bom. Serem yah....
Berikut ini contohnya :
Maksimumkan : Z = 30X1 + 24X2 + 60X3
Dengan kendala : 6X1 + 3X2 + 5X3 ≤ 30
2X1 + 2X2 + 10X3 ≤ 50
X1,X2,X3 ≥ 0
Langkah 1 : Tambahkan variabel slack di kendala.
Variabel slack adalah variabel sisa jika variabel X adalah 1
Misal dari kendala pertama -> X1,X2,X3 = 1 -> 6(1)+3(1)+5(1)= 14 -> maka variabel slacknya adalah 16 (dari 30-14)
Disini kita umpamakan variabel slack adalah S :
6X1 + 3X2 + 5X3 + S1 = 30
2X1 + 2X2 + 10X3 + S2 = 50
Langkah 2 : Buat matriksnya
Karena komputernya belum sesuai standar, maka bikin matriksnya dipass dulu aja yah :D
Langkah 3 : Buat tabel simpleks
X1 X2 X3 S1 S2 K
6 3 5 1 0 30
2 2 10 0 1 50
-30 -24 -60 0 0 0
Pada baris pertama dibawah variabel, merupakan koefisien masing-masing kendala yang telah ditambah variabel slack. Sedangkan baris terakhir didapat dari model Z maksimum diminuskan.
Langkah 4 : Hitung-hitungan dimulai!!
Pertama, kita tentukan dulu titik mana dari tabel simpleks yang akan dieksekusi. Caranya adalah :
- Di baris terakhir, tentukan nilai yang paling besar dengan mengabaikan tanda minus. Dalam contoh ini yang terbesar adalah 60 yang terletak di kolom X3.
- Kemudian diatasnya kita tentukan, mana yang bila dijadikan pembagi K adalah yang menghasilkan nilai terkecil.
30 : 5 = 6
50 : 10 = 5
Didapat nilai yang terkecil adalah 10 (dari kolom X3)
Maka titik yang akan kita eksekusi adalah titik 10 dikolom X3.
Kedua, proses hitung-hitungan untuk menjadikan baris terakhir atau baris Z nilainya ≥ 0 yaitu dengan cara membuat tabel seperti di bawah :
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1 2 : 10 = 2/10 6 - (5 x 2/10) = 5 -30 + (60 x 2/10) = -18
X2 2 : 10 = 2/10 3 - (5 x 2/10) = 2 -24 + (60 x 2/10) = -12
X3 10 : 10 = 1 5 - (5 x 1) = 0 -60 + (60 x 1) = 0
S1 0 : 10 = 0 1 - (5 x 0) = 1 0 + (60 x 0) = 0
S2 1 : 10 = 1/10 0 - (5 x 1/10) = -1/2 0 + (60 x 1/10) = 6
K 50 : 10 = 5 30 - (5 x 5) = 5 0 + (60 x 5) = 300
Darimanakah angka-angka pada tabel tersebut didapat?
Awalnya adalah dari angka yang akan kita eksekusi :
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1
X2
X3 10
S1
S2
K
Lalu angka tersebut diubah menjadi 1. Caranya adalah dengan dibagi oleh bilangan itu sendiri :
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1
X2
X3 10 : 10 = 1
S1
S2
K
Kemudian angka di kolom yang sama di baris yang beda dinolkan. Caranya adalah dengan dikurangi oleh angka itu sendiri (dalam hal ini 5) dikalikan hasil dari pembagian angka yang tadi dieksekusi (dalam hal ini 1):
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1
X2
X3 10 : 10 = 1 5 - (5 x 1) = 0
S1
S2
K
Namun bila angka di kolom yang sama di baris yang beda adalah negatif, cara mengenolkannya adalah dengan ditambah oleh angka itu sendiri (dalam hal ini -60) dikalikan hasil dari pembagian angka yang tadi dieksekusi (dalam hal ini 1):
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1
X2
X3 10 : 10 = 1 -60 + (60 x 1) = 0
S1
S2
K
Lalu kita lanjutkan baris per baris. Dimulai dari baris ke 2. Kenapa baris ke 2? Karena angka yang pertama kita eksekusi terletak di baris ke 2. Seluruh angka di baris ke 2 itu kita bagi dengan 10, mengikuti pembagi dari angka yang kita eksekusi pertama.
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1 2 : 10 = 2/10
X2 2 : 10 = 2/10
X3 10 : 10 = 1
S1 0 : 10 = 0
S2 1 : 10 = 1/10
K 50 : 10 = 5
Lalu dilanjutkan ke baris ke 1. Mengapa baris ke 1, tidak baris ke 3 dahulu? Sebenarnya tidak masalah yang mana selanjutnya, karena selain baris yang terdapat angka yang akan dieksekusi, baris yang lain tujuannya adalah mengenolkan angka di kolom yang sama dengan angka yang dieksekusi. Ini hanya untuk memudahkan alurnya saja.
Pada baris ke 1, seluruh angka dikurangi 5 (mengikuti angka di baris tersebut, pada kolom yang sejajar dengan angka yang dieksekusi) dikalikan hasil dari pembagian di baris ke 2.
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1 6 - (5 x 2/10) = 5
X2 3 - (5 x 2/10) = 2
X3 5 - (5 x 1)= 0
S1 1 - (5 x 0) = 1
S2 0 - (5 x 1/10) = -1/2
K 30 - (5 x 5) = 5
Lalu terakhir adalah baris ke 3. Untuk baris ke 3, seluruh angka ditambah 60 (mengikuti angka di baris tersebut, pada kolom yang sejajar dengan angka yang dieksekusi) dikalikan hasil dari pembagian di baris ke 2.
Baris Baris 2 Baris 1 Baris 3
konstanta
X1 -30 + (60 x 2/10) = -18
X2 -24 + (60 x 2/10) = -12
X3 -60 + (60 x 1) = 0
S1 0 + (60 x 0) = 0
S2 0 + (60 x 1/10) = 6
K 0 + (60 x 5) = 300
Setelah itu, hasilnya kita masukkan ke tabel simpleks perubahan, atau tabel simpleks 2.
X1 X2 X3 S1 S2 K
5 2 0 1 -1/2 5
2/10 2/10 1 0 1/10 5
-18 -12 0 0 6 300
Selesai?
Ternyata belum saudara-saudari :D
Kita lihat pada baris terakhir untuk kolom X (X1,X2, dan X3) ternyata masih ada yang negatif. Syarat selesai adalah pada baris terakhir di kolom X tidak ada lagi yang negatif.
Lalu bagaimana selanjutnya? Ya mulai lagi hitung-hitungannya sampai tidak ada yang negatif. Biasanya jumlah berapa kali hitung-hitungannya adalah tergantung jumlah X-nya. Dalam hal ini X-nya adalah 3 (X1, X2, X3) jadi hitung-hitungannya 3 kali. Kalau 4 ya 4 kali. Kalau 100? Ya 100 kali :D Tapi tidak mutlak, bisa kurang dari itu. Jadi jangan lemas dulu yah :DD
Saya potong jalur yah ke tabel simpleks terakhir saja...yang sebelumnya silakan dihitung sendiri ^_^
X1 X2 X3 S1 S2 K
5/2 1 0 1/2 -1/4 5/2
-3/10 0 1 -1/10 3/20 9/2
12 0 0 6 3 330
Dari hasil tabel simpleks terakhir, yang ada hasilnya adalah kolom X yang baris terakhirnya bernilai nol (0). Dalam hal ini X2 dan X3. Lalu koefisien X tersebut adalah angka dikolom K, namun sejajar dengan baris yang dikolom X-nya bernilai 1.
Jadi hasilnya : X1=0, X2=5/2, X3=9/2, dan Z maksimum adalah 330 (kolom K di baris terakhir).
Bingung? Alhamdulillah. Tandanya masih berpikir ^_^
Tapi maaf kalau bingungnya karena angkanya berantakan...soalnya softwarenya nggak kompatibel. Nanti kalau ada kesempatan dirapihkan deh
Diberikan Tgl 25 Oktober 2008
SOAL 1
Maksimumkan keuntungan : Z = 36X1 + 28X2 + 32X3 (36X1 dibaca tiga puluh enam eks satu yah, bukan tiga puluh enam kali satu. Begitu juga yang lain)
Kendala : 2X1 + 2X2 + 4X3 ≤ 30
3X1 + 2X2 + X3 ≤ 50
X1, X2, X3 ≥ 0
SOAL 2
Minimumkan biaya : C = 40X1 + 20X2 + 60X3
Kendala : 2X1 + 4X2 + 2X3 ≥ 24
5X1 + X2 + X3 ≥ 8
X1, X2, X3 ≥ 0
Thursday, October 23, 2008
Materi yg Didapat Dari Teori Makro Ekonomi
Maaf kalo bacanya bingung yah...soalnya ini materi yang aye tangkep waktu belajar Teori Makro Ekonomi tanggal 18 Okt kemaren. -Jadi ketahuan dodolnya yah :D-
Please enjoy ^_^
Timbulnya ilmu ekonomi makro disebabkan oleh 4 hal :
1. Pendistribusian Sumber Daya, baik alam maupun non alam.
Maksudnya adalah sumber daya di satu daerah, beda dengan daerah lain. Seperti...apa ya? Minyak mungkin, di Irian melimpah tapi di Jakarta terbatas. Jadi seharusnya didistribusikan merata sesuai kebutuhan di setiap daerah.
2. Tenaga Kerja.
Pertumbuhan ekonomi yang baik diharapkan bisa menyerap banyak tenaga kerja. Namun untuk masalah tenaga kerja ini menurut Saya persepsinya perlu diubah. Setelah Saya baca bukunya Muhammad Yunus perintis Grameen Bank, Saya setuju dengan pendapatnya bahwa setiap orang punya potensi untuk menjadi pengusaha. Mungkin pertanyaannya "kalo semua orang jadi pengusaha, siapa yang jadi pegawainya?". Gak usah ambil pusinglah, yang penting kalo mayoritas penduduk Indonesia adalah pengusaha, ekonomi makro bisa lebih baik. Contoh aja China.
3. Konsumsi.
Tingkat konsumsi masyarakat berbanding terbalik dengan kesadaran masyarakat untuk menabung. Sebenarnya konsumsi bisa meningkatkan pendapatan pajak negara, tapi akan lebih baik bila sumber daya digunakan untuk produksi
4. Stabilitas nilai uang suatu negara.
Naik turunnya nilai uang bisa dipengaruhi oleh bunga dan bagi hasil.
Kemudian dibahas juga faktor penyebab terbukanya lapangan kerja yaitu :
1. Investasi.
Semakin banyaknya investor yang masuk, maka perekonomian akan semakin meningkat, yang mengakibatkan terbukanya lapangan kerja.
2. Bunga/Bagi Hasil.
Bila tingkat suku bunga atau bagi hasil pinjaman rendah, maka akan banyak industri yang bisa berkembang melalui pinjaman bank yang mengakibatkan makin terbukanya lapangan kerja.
3. Konsumsi.
Semakin banyak barang dikonsumsi, semakin banyak pula barang diproduksi. Sehingga semakin banyak pula lapangan kerja terbuka untuk memproduksi barang tersebut.
4. Kerja Keras.
Pekerja keras akan dicari oleh perusahaan. baik sebagai pekerja atau sebagai partner kerja.
5. Kreativitas.
Kreativitas akan menciptakan produk baru yang bisa diproduksi secara masal sehingga membuka lapangan kerja.
Lalu dibahas juga tentang tolok ukur pendapatan nasional yaitu:
1. Pendapatan perkapita.
Rumusnya adalah Gross National Product(GNP) dibagi jumlah penduduk. Namun menurut Saya rumus ini tidak mencerminkan pendapatan perkapita per orang pada umumnya. Karena bisa saja GNP tersebut hanya dihasilkan oleh segelintir orang, namun karena dibagi jumlah penduduk jadi terkesan bahwa GNP sudah merata. Kembali ke masalah distribusi.
2. Neraca pembayaran Internasional.
Ini Saya masih bingung. Mungkin ada yang bisa menjelaskan? -Soalnya waktu itu nyimaknya sambil kepala jatuh bangun :D-
3. Tingkat harga.
Harga tinggi diasumsikan pendapatan nasional juga tinggi.
4. Kesempatan Kerja.
Makin banyak yang bekerja maka makin banyak yang memperoleh pendapatan.
Bener gak sih postingan aye??
Tuesday, October 21, 2008
1.Tentukan dulu konstanta untuk 2 jenis mainan tersebut. Kita misalkan :
Boneka = B
Mobil-mobilan = M
2.Tentukan persamaan Z maksimum dari margin laba : Z = 30B + 20M
3.Tentukan persamaan kendala. Dalam kasus ini ada 3 kendala yaitu Pengolahan,
Pemasangan dan Pengepakan.
Pengolahan : 6B + 3M ≤ 54 (6 jam u/ boneka + 3 jam u/ mobil2an namun tidak lebih
dari 54 jam)
Pemasangan : 4B + 6M ≤ 48
Pengepakan : 5B + 5M ≤ 50
B,M ≥ 0 (Jumlah Boneka dan Mobil2an harus lebih atau sama dengan nol)
4.Buat grafiknya
Untuk membuat grafik, kita sudah memiliki 3 garis dari persamaan2 kendala di atas.
Langkah selanjutnya adalah mencari titik potong garis2 tsb dengan sumbu B dan
sumbu M :
Pengolahan : 6B + 3M = 54 Titik potong dengan sumbu B,maka M = 0
6B + 3(0) = 54
6B = 54
B = 9
Titik potong dengan sumbu M, maka B = 0
6(0) + 3M = 54
3M = 54
M = 18
Begitu juga dengan garis Pemasangan dan Pengepakan sehingga didapat grafik seperti
tampak di paling atas. (Daerah yang diarsir adalah daerah hasil)
5.Tentukan Titik Maksimum.
Dari daerah hasil, kita dapatkan 5 titik yaitu (0,0), (0,8), (6,4), (8,2),dan(9,0).
Untuk menentukan titik maksimum bisa ditempuh 2 cara :
1.Tes masing2 titik pada Z maksimum (Z = 30B + 20M)
2.Menggunakan program solver pada ms excel
3.Menggunakan garis dari persamaan Z maksimum
Dari ketiganya disimpulkan bahwa titik maksimum berada pada titik (8,2)
Jadi untuk mendapatkan keuntungan maksimum harus dibuat 8 boneka dan 2 mobil-
mobilan
Sunday, October 19, 2008
SOAL 1
Pabrik Mainan membuat dua jenis mainan : boneka dan mobil-mobilan. Margin laba untuk boneka adalah 30 sen dan mobil-mobilan adalah 20 sen. Boneka membutuhkan 6 jam untuk pengolahan, 4 jam untuk pemasangan, dan 5 jam untuk pengepakan. Sedangkan mobil-mobilan membutuhkan 3 jam untuk pengolahan, 6 jam untuk pemasangan dan 5 jam untuk pengepakan. Jika tersedia 54 jam untuk pengolahan, 48 jam untuk pemasangan, dan 50 jam untuk pengepakan, tentukan model yang menghasilkan keuntungan maksimum.
SOAL 2
Penerbit Qalam ingin menjual buku barunya yang diyakini best seller. Ia ingin memilih jalur menyewa konsultan untuk meningkatkan popularitasnya lewat slogan : Hidup adalah perjuangan. Ia menggunakan tiga saluran iklan yaitu :
1. Gramedia dengan perkiraan jumlah pembeli 200.000 dan biaya promosi serta distribusi $5
2. Direct Selling dengan perkiraan jumlah pembeli 120.000 dan biaya promosi serta distribusi $3
3. Bedah buku dengan perkiraan jumlah pembeli 9.000 dan biaya promosi serta distribusi $2
Tetapi penerbit Qalam punya kendala:
- Anggaran promosi dan distribusi cuma $50.000
- Gramedia punya 10 jam waktu buka
- Direct Selling punya 8 jam waktu jualan
- Bedah buku paling lama 4 jam
Buatlah model yang paling optimum.
SOAL 3
Sebuah pabrik khusus baja memproduksi dua tipe baja. Tipe 1 memerlukan 2 jam peleburan, 4 jam pencetakan, dan 10 jam pemotongan. Tipe 2 memerlukan 5 jam peleburan, 1 jam pencetakan, dan 5 jam pemotongan. Waktu yang tersedia hanya 40 jam untuk peleburan, 20 jam untuk pencetakan dan 60 jam untuk pemotongan. Marjin laba untuk tipe 1 adalah 24 dan tipe 2 adalah 8 jam. Tentukan keuntungan maksimum dengan pendekatan grafik.
SOAL 4
Maksimumkan Z=5X1 + X2
Dengan kendala pada:
5X1 + X2 = 24
X1 <= 6
X1 + 3X2 <=12
X1,X2 >= 0
SOAL 5
Seorang petani Bojong Kenyot punya lahan pertanian 50 acre dimana ditanam 2 jenis tanaman yaitu cabe dan tomat. Petani tersebut punya 300 jam untuk tenaga kerja dengan komposisi 10 jam untuk 1 ton cabe dan 3 jam untuk 1 ton tomat. Petani tersebut juga punya 800 ton pupuk yang tersedia (komposisi 8 ton untuk 1 ton cabe dan 20 ton untuk 1 ton tomat). Ia telah mengontak tenaga ekspedisi untuk pengiriman ke Jakarta dengan maksimum angkutan 26 acre untuk cabe dan 37 acre untuk tomat. Harga untuk 1 ton cabe adalah 400 dolar dan 1 ton tomat adalah 300 dolar. Tentukan keuntungan maksimum dengan solusi grafik.
Saturday, August 02, 2008
Ponsel suami Rere berbunyi keras. Pemiliknya sedang berada di kamar mandi. Terpaksa Rere yang mengangkat.
“Halo”
“Halo Zul? eh…Zulfikarnya ada?”
“Bang Zul lagi di kamar mandi”
“Aduh….masih lama gak yah?”
Suara diseberang terdengar gelisah. Rere terpaksa buru-buru ke kamar mandi untuk mengabarkan suaminya.
“Abaang!!!....ada telpon nih, mau terima gak?!”
Yang sedang asyik dikamar mandi terpaksa keluar telanjang dada dan hanya berbalut handuk.
“Dari siapa Dek?”
“Kayaknya sih dari si Roni di kantor.”
Sontak Zulfikar meraih ponsel miliknya dari tangan Rere. Rere langsung bergegas menuju kamar untuk mengambil handuk kecil guna mengeringkan kepala suaminya yang masih basah.
“Iya, kenapa Ron?”
Sambil suaminya menerima telepon, Rere mengusap lembut kepala suaminya. Namun sang suami selalu berjalan kesana kemari sambil menelepon yang menandakan bahwa dia sedang menghadapi persoalan serius. Akhirnya Rere menghentikan langkah suaminya dengan memegang tangan suaminya dengan tangan kirinya sementara tangan kanannya tetap mengusap kepala sang suami. Namun karena Rere tidak tahan dengan keharuman tubuh suaminya yang baru selesai mandi, akhirnya dia hanya memeluknya saja tanpa meneruskan mengeringkan kepala suaminya.
Roni yang menelepon mengabarkan keadaan gawat yang terjadi di kantor. Klien mereka di Manado tidak yakin akan produk yang dihasilkan perusahaan. Pegawai yang ditugaskan untuk demonstrasi tidak memberikan hasil yang memuaskan. Jika Zulfikar tidak segera kesana untuk meyakinkan kembali sang klien, maka kontrak senilai 1,5 milyar terancam gagal.
“Jadi abang harus ke Manado?”
“Iya, abang usahakan hanya 2 hari, Sabtu Insya Alloh abang sudah sampai di rumah.”
“Aku sendirian donk…”
Rere merengut sambil mengusap-usap kuncirnya layaknya anak perempuan yang sedang merajuk.
Tidak tahan melihat pemandangan tersebut, Zulfikar memeluk Rere.
“Nggak donk sayang….Insya Alloh Dedek gak sendirian…kan ada Alloh yang menjaga Dedek..Dia jagain abang juga, jadi Insya Alloh Kita berdua bakalan baik-baik aja…” Zulfikar mencium kening Rere. Yang dicium merona pipinya.
“Ngg….tapi janji ya Bang, hari Sabtu udah nyampe..”
“Insya Alloh, doain abang selamat donk….sekarang bantuin abang nyiapin koper buat dibawa, oke?” ajak sang suami sambil mencolek mesra hidung istrinya.
Rere segera beranjak untuk mengambil koper dan segala macam keperluan suaminya. Pakaian-pakaian ia pilihkan warna dan motif yang kira-kira cocok untuk bertemu klien. Tiba-tiba dia teringat beberapa kemeja tipis suaminya.
“Bang, kalo pakai ini tanpa kaos dalam sama sekali klien abang pasti tanpa ba bi bu lagi langsung teken kontrak.” Ujar Rere semangat.
“Kalau klien abang cewek sih mungkin aja…lagian emang Dedek suka kalo abang kepincut sama cewek lain? Atau Dedek tega yah kalau abang masuk angin? Atau Dedek mau kalau abang diapa-apain ama klien abang yang lelaki karena dia gay?”
“Hus!....kok abang ngomong gitu sih?” Rere kembali memeluk Zulfikar yang masih telanjang dada berbalut celana semi jeans yang sedang merapikan rambutnya di depan cermin.
“Rere kan Cuma kasih saran aja….”
“Kasih saran sih kasih saran, tapi kira-kira donk….ya udah abang buru-buru nih, nanti ketinggalan pesawat lagi.” Sahut Zulfikar sambil mengambil kemejanya yang terletak di atas kasur lalu memakainya.
Rere memilihkan dasi yang cocok dengan setelan yang dipakai suaminya lalu membantu memakaikannya.
“Selama abang pergi, Dedek jangan kemana-mana yah, tunggu abang pulang.”
“Yah..masa’ Dedek gak boleh keluar rumah? Kan bosen di rumah terus…”
“Kalo siang sih boleh Dedek jemur pakaian atau belanja ke Mpok Eha’, tapi batas keluar rumah cuman sampe jam 8 malem yah, gak boleh lebih.”
“Kayak tahanan aja…..” ujar Rere sambil cemberut.
“Eh, Dedek harus nurut ama Abang..jaga rumah baik-baik jangan sampe ada penyusup atau tamu tak diundang masuk kontrakan kita. Kalau Dedek pergi jauh-jauh ntar yang jaga rumah siapa? Ini juga kan buat Dedek sendiri…inget loh, seorang istri yang baik adalah yang mampu menjaga harta suaminya di kala suaminya tidak ada di rumah.”
“Iya deh Bang, Adek nurut aja ama Abang..tapi pulangnya bawa oleh-oleh yah……”
“Emangnya mau piknik….udah ah, abang berangkat dulu, o iya, chargernya abang pinjam yah, soalnya charger abang lagi rusak, nanti kalo udah pulang baru dibetulin.”
“Iya bawa aja…hati-hati ya Bang”
Rere mengiringi suaminya sampai di depan pintu lalu melepas kepergiannya dengan mencium takzim punggung tangan sang suami.
***
Pukul 2 dinihari Rere terbangun oleh dering pesan pendek dari ponselnya.
‘Cpt pulang, Ibu skt krs jatuh di kamar mandi.’
Pesan itu datang dari Adiknya di kampung sebelah tempat tinggal orang tua dan saudara-saudaranya yang masih lajang. Rere kebingungan. Bagaimana dia bisa membalas pesan adiknya bahwa suaminya berpesan agar dia tidak boleh pergi jauh sementara pulsa yang dia miliki sudah habis? Dia tidak mempunyai telepon rumah untuk menghemat pengeluaran rumah tangganya yang sudah pas-pasan.
10 menit kemudian datang pesan kedua.
‘Ibu kritis, cptlah pulang, Ibu nyebut2 Mbak terus.’
Rere mulai gelisah. Apa yang harus dia lakukan? Pagi buta begini pastilah counter-counter ponsel masih tutup. Kalaupun buka, dia pun tidak bisa keluar karena suaminya melarangnya. Akhirnya dia berdoa kepada Alloh, berharap agar adiknya itu meneleponnya supaya dia bisa meminta adiknya mentransfer pulsa kepadanya sehingga dia bisa menghubungi suaminya.
Doanya terkabul. Ponselnya berdering. Namun ketika dia hendak menjawabnya, baterai ponselnya habis. Mati total.
Rere makin gelisah. Kenapa selalu di saat-saat kritis seperti ini ponselnya tidak mau diajak bekerjasama? Berkali-kali dicoba dan dicoba lagi untuk menghidupkan kembali ponsel semata wayangnya, namun hasilnya nihil.
Akhirnya dia mencari charger yang biasa dia letakkan di lemari pakaiannya.
Tidak ada.
Dia baru ingat bahwa suaminya membawanya ke Manado karena charger milik suaminya tidak bisa dipakai.
Pelan tapi pasti airmata Rere jatuh satu-satu. Dia gelisah setengah mati. Otaknya hang. Tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Setengah berlari ia ke kamar mandi, terisak, sambil menutup mulutnya menahan kepedihan yang dia rasakan. Dia mengambil wudhu untuk sholat Tahajjud dan Istikharah, memohon petunjuk kepada Sang pemilik jiwa.
Dia tumpahkan seluruh kegundahannya dalam keheningan sujudnya. Berdoa, memohon kemurahan Sang Ilahi agar menjaga ibunya yang sangat ia sayangi. Sajadahnya basah oleh airmata pengharapan, mengadukan kelemahan dirinya yang tidak mampu berbuat apa-apa tanpa kehendak-Nya.
1 jam lamanya dia bersujud. Berharap, dan terus berharap. Lalu bertawakal, menyerahkan segala keputusan di tangan-Nya.
Akhirnya dia mendapat harapan. Siapa tahu charger suaminya tidak rusak parah, bisa dipakai walaupun hanya sedikit. Dia pun langsung bergegas mencarinya di kotak peralatan suaminya.
Tidak ada.
Dia lupa memastikan di mana sang suami meletakkan chargernya. Namun Rere tidak menyerah, masih ada harapan untuk menemukan charger tersebut meskipun harus mencarinya di gudang belakang yang penuh dengan tikus, binatang menjijikkan yang paling ia takuti.
Pencarian dimulai dari laci meja komputer yang biasa dipakai kerja suaminya. Namun isinya hanya berkas-berkas laporan yang tidak ia mengerti. Meskipun berkali-kali menyibakkan laporan-laporan tersebut, charger tersebut tidak ditemukannya. Rere menutup laci tersebut dengan keras karena kesalnya.
Kemudian dia beralih, berlari ke lemari pakaian suaminya. Namun karena terburu-buru dia tidak memperhatikan langkahnya sehingga kaki kirinya terantuk kaki meja komputer. Sakit sekali. Jari kelingking kakinya serasa mau putus. Kukunya sedikit terkoyak dan pecah. Meskipun tidak mengeluarkan luka namun perihnya tak terkira.
Sambil menyeret langkahnya, dia menuju lemari pakaian suaminya. Dibukanya lemari itu dengan kasar. Terlihat pakaian-pakaian suaminya. Kaus kasual berwarna-warni tersusun rapi seperti kue lapis. Rere mulai mengacak-acak liar susunan tersebut seperti serigala yang sedang mengoyak daging buruannya. Namun yang ada hanyalah kaus, dan kaus lagi. Sebagian sedikit tersobek. Tidak pernah dia sekasar ini sebelumnya.
Setelah 1 jam pontang-panting kesana kemari dalam pencarian, akhirnya charger tersebut ditemukannya yang ternyata hanya terletak di dalam saku celana panjang suaminya yang tergantung di balik pintu kamar. Rere langsung mencolokkannya ke ponselnya dan disambung ke stop kontak di dekat televisi. Seketika dia nyalakan ponsel. Satu pesan masuk.
‘Ibu tdk tertlng, dktr sdh berusaha keras tapi tetap tdk bs menyelamatkan Ibu’
Rere menangis sejadinya. Bersujud, memohon ampun kepada Alloh karena tidak kuasa untuk menolong Ibunya, menemaninya di saat-saat terakhir sampai pergi untuk selamanya.
***
Tuesday, July 08, 2008
Saturday, January 12, 2008
FW: [FLP] Kegagalan
Subject: [FLP] Kegagalan
Date: Fri, 11 Jan 2008 1:47:34
From: Erwin Arianto <erwinarianto@gmail.com>
To: Hapsari Wirastuti Susetianingtyas <hapsari.ws@gmail.com>, <iskandar.doank@gmail.com>, <ana81_caem@yahoo.co.id>,puspitasari.diah@gmail.com <puspitasari.diah@gmail.com>
Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan. Baik itu kegagalan di dalam
perdagangan, kegagalan dalam pernikahan, kegagalan dalam kuliah, kegagalan
dalam pekerjaan dan lain sebagainya. Bahkan orang-orang besar yang terlihat
bergelimang kesuksesan sekalipun pasti pernah mengalami kegagalan di dalam
hidup mereka.
Saya pun pernah beberpa kali mengalami kegagalan dalam menjalani kehidupan,
entah dulu saat gagal dalam manjalankan ujian, Gagal dalam percintaan, gagal
dalam mencari pekerjaan, saya pun pernah gagal dalam berusaha, atau
berwiraswasta (walaupun hanya usaha Kecil-kecilan)
kita hanya dapat memanfaatkan peluang-peluang yang tersebar luas di dunia
ini. Apa pun peluang yang ingin kita ambil, kita harus dapat memanfaatkan
peluang tersebut dengan maksimal. Janganlah kita menyia-nyiakan kesempatan
yang telah kita pilih untuk dilaksanakan, walaupun dalam menjalani
kesempatan kita bisa gagal.
Penyebab Kegagalan
setelah saya sedikit mengevaluasi dari beberapa kegagalan yang saya dapatkan
dalam kehidupan ini, saya menggolongkan penyebab tersebut dalam dua golongan
besar, yakni kegagalan karena faktor internal dan kegagalan karena faktor
eksternal.
Kegagalan karena faktor internal adalah kegagalan yang berasal dari dalam
diri kita sendiri. Banyak hal yang dapat menjadi penyebab kegagalan ini,
seperti kurang perhitungan pada saat awal melangkah, kurang hati-hati dalam
melakukan sesuatu, atau karena menganggap remeh suatu pekerjaan tertentu.
Tetapi penyebab internal yang paling sering terjadi adalah rasa takut untuk
mencoba atau memulai sesuatu kesempatan. Dengan menghindari peluang atau
kesempatan bukan berarti kita telah terlepas dari kemungkinan kegagalan yang
mungkin kita hadapi, akan tetapi kita justru telah menetapkan kegagalan
tersebut sebagai pilihan kita.
Kegagalan internal ini akan mengakibatkan seseorang mengalami penyesalan dan
kekecewaan mendalam. Seseorang yang gagal dan mengetahui bahwa kegagalan
yang ia alami adalah buah dari kelalaian dirinya sendiri, akan merasa sangat
menyesal atas kegagalan yang ia hadapi.
Sementara kegagalan yang diakibatkan oleh faktor-faktor luar, misalnya
gangguan orang lain, kemampuan orang lain yang lebih baik dari kemampuan
kita, kecurangan orang lain, atau nasib yang telah ditetapkan oleh Tuhan
kepada kita. Biasanya seseorang akan lebih mampu menghadapi kegagalan
eksternal ini. Karena dengan introspeksi dan berjiwa besar maka kita akan
dapat menghadapi kekecewaan yang ada.
Sedikit saya berikan penjelasan di sini mengenai "nasib gagal" yang
diberikan Tuhan kepada kita. Mungkin banyak orang yang berpikir mengapa
Tuhan "menghukum" seseorang untuk mengalami kegagalan. Padahal orang
tersebut telah melaksanakan kesempatannya dengan maksimal, tetapi masih
tetap mengalami kegagalan di akhir usahanya. Terkadang manusia tidak tahu
mengenai dampak yang akan ia dapatkan dari suatu kesuksesan yang akan ia
peroleh. Padahal bisa jadi kesuksesan itu akan berakibat buruk bagi dirinya.
Misalnya akan merusak rumah tangganya, atau akan mengganggu kesehatannya.
Sehingga Tuhan memberikan kegagalan sebagai hasil terbaik untuk diri manusia
tersebut.
Kunci utama dalam menghadapi kegagalan adalah berjiwa besar. Seseorang
haruslah berjiwa besar dalam menghadapi kegagalan internal ataupun
eksternal. Khususnya kegagalan internal, seseorang haruslah berani untuk
mengakui kesalahan atau kelalaian yang telah ia perbuat. Tetapi kebanyakan
orang biasanya lebih senang untuk mencari alasan atau kambing hitam atas
kegagalan yang ia hadapi, sehingga orang seperti ini tidak akan pernah bisa
belajar dari kegagalan yang ia alami.
Selain berjiwa besar, seseorang juga memiliki suatu kemampuan untuk
menghadapi permasalahan atau kegagalan yang ia alami.
Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana yang saya sarankan kita
lakukan pada saat kita menghadapi kegagalan:
Suatu kegagalan yang tidak dapat dilalui dengan baik akan membekas di dalam
pikiran bawah sadar seseorang. Pikiran bawah sadar mempunyai kemampuan
menimbang-nimbang setiap masukan informasi dari pikiran sadar, kemudian
dicocokkan dengan arsip yang ada pada pikiran bawah sadar yang ada
hubungannya dengan kejadian yang sama di masa lalu. Jika tanggapan pikiran
bawah sadar adalah negatif, maka pikiran bawah sadar akan mengirimkan reaksi
negatif kepada pikiran sadar, dan selanjutnya pikiran sadar tanpa dapat
dikontrol akan melakukan reaksi emosional, berupa marah, benci, takut, iri,
kikir, sedih, dan lain-lain.
Apabila seseorang dapat melepaskan atau release kegagalan yang ia alami
kepada nasib Tuhan, maka pikiran bawah sadar orang tersebut tidak akan
menyimpannya sebagai sesuatu yang negatif.
2. Ambil Hikmah
"Pengalaman adalah guru terbaik. Baik itu kegagalan ataupun kesuksesan." Hal
ini mengandung arti bahwa dari semua kegagalan yang kita hadapi, kita harus
tetap berpikiran positif, dan harus dapat mengambil pelajaran dari kegagalan
tersebut. Kita harus sadar bahwa risiko dari semua tindakan yang kita
lakukan adalah sukses atau gagal.
Walaupun banyak pelajaran yang dapat diambil dari tiap kegagalan. Tetapi
justru banyak orang yang tidak mau mengembalikan kegagalan yang ia alami ke
diri mereka sendiri. Mereka justru mengalihkan atau mengambinghitamkan
kegagalan tersebut kepada orang lain. Hal inilah yang harus dapat kita
hindari. Karena jika tetap mengambinghitamkan kegagalan kepada orang lain,
kita tidak akan pernah dapat mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut.
3. Istirahat
Tiap kegagalan tentu akan memancing emosi seseorang. Seperti marah, sedih,
iri dan lain sebagainya. Tentu saja efek emosional ini akan mengganggu
aktivitas yang akan kita lakukan. Oleh sebab itu ada baiknya apabila kita
mengambil istirahat sejenak ketika mengalami kegagalan. Istirahat ini akan
memberikan waktu pada diri kita untuk dapat menghindari efek emosional yang
mungkin timbul.
Panjang waktu istirahat yang dibutuhkan tergantung pada intensitas beban
dari kegagalan yang kita hadapi. Untuk kegagalan ringan, mungkin kita hanya
cukup untuk berwudu dan melakukan sholat (bagi orang Muslim). Tetapi jika
sebuah kegagalan besar, mungkin istirahat yang dibutuhkan berupa liburan dan
rekreasi.
4. Bertanya dan Evaluasi
Apabila pikiran kita telah kembali jernih, maka kita harus dapat
mengidentifikasi penyebab dari kegagalan yang kita alami. Banyak cara yang
dapat kita lakukan, dapat dengan merenung sendiri, atau bertanya kepada
teman, orang tua, guru, atau bahkan kepada rival kita.
Setelah kita tahu apa penyebab dari kegagalan yang didapi, maka kita dapat
menyusun sebuah peta kekuatan baru mengenai kelemahan dan kekuatan yang
dimiliki, guna memulai sebuah kesempatan baru.
5. Memulai kegiatan baru
Memulai suatu kegiatan baru, merupakan salah satu solusi agar seseorang
tidak larut di dalam kegagalan.
Pada saat memulai suatu kesempatan baru, kita haruslah benar-benar siap
untuk melakukan hal-hal terbaik yang dapat dilakukan. Tetapi kita juga harus
menyadari dari awal, seluruh kegiatan yang kita mulai dapat berakhir pada
kesuksesan ataupun kegagalan.
Dan janganlah lupa untuk menggunakan peta kekuatan baru yang kita miliki.
Ada dua kesempatan yang dapat kita lakukan. Pertama adalah tujuan baru
dengan cara lama atau tujuan lama dengan cara baru. Kedua, tujuan baru
dengan cara yang baru.
Jangan Takut Untuk Memulai kembali, walau pun kita pernah gagal, saya
menyarankan kepada semua sahabat untuk tetap dapat mencoba, karena kegagalan
adalah kunci untuk mencapai keberhasilan tertunda. ayo terus mencoba jangan
takut gagal.
Semoga semua sukses dalam mencoba...
--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
Internal Auditor
PT.Sanyo Indonesia
Ejip Industrial Park Plot 1a Cikarang-Bekasi
------------ --------- --------- --------- -----
See my Article On http://blogerwinari anto.blogspot. com/
[Non-text portions of this message have been removed]
__._,_.___
Messages in this topic ( 1 )
Reply (via web post)
|
Start a new topic
Messages
| Files
| Photos
| Links
| Database
| Polls
| Calendar
===========================
Situs resmi FLP:
http://www.forumlingkarpena.net
Blog FLP (unofficial site):
http://forumlingkarpena.multiply.com
Kalau mau keluar dari milis ini, kirim saja email kosong ke Forum_LingkarPena-unsubscribe@yahoogroups.com . Tunggulah email konfirmasi dari Yahoo Groups, dan silahkan di-reply (balas) tanpa mengubah apapun.
Ingin ikutan milis tanpa membuat email Anda penuh? Baca kiatnya di http://forumlingkarpena.multiply.com/journal/item/45
=======================
MARKETPLACE
Earn your degree in as few as 2 years - Advance your career with an AS, BS, MS degree - College-Finder.net.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group
|
Yahoo! Groups Terms of Use |
Unsubscribe
Recent Activity
23
New Members
Visit Your Group
Only on Yahoo!
World of Star Wars
Meet fans, watch
videos & more.
Share Photos
Put your favorite
photos and
more online.
Special K Group
on Yahoo! Groups
Join the challenge
and lose weight.
.
__,_._,___
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Thursday, August 31, 2006
Fw: [FLP] prosedur naskah GIP
prosedur naskah GIP
Ini saya copy sudah lama sekali dari web GIP.
Alamat webnya pun udah lupa, silakan cek lagi barangkali ada perubahan.
mudah-mudahan bermanfaat,
Rini Nurul Badariah
http://rinurbad.multiply.com
SEKILAS TENTANG PENERBITAN
A. Bagian Penerbitan
Di dalam penerbitan naskah-naskahnya Gema Insani sudah membagi klasifikasi
jenis terbitannya ke dalam empat bagian (yang masing-masing merupakan bagian
tersendiri di dalam struktur manajerial Gema Insani), yaitu sebagai berikut.
> 1.. Bagian Penerbitan Umum
> Menerbitkan buku-buku islami yang bertemakan umum (selain tema anak,
> remaja, dan wanita-keluarga), seperti ekonomi, politik, hukum, dakwah,
> harakah, sirah, fiqih, manajemen, dan tazkiyatun nafs.
> 2.. Bagian Penerbitan Wanita-Keluarga
> Menerbitkan buku-buku islami yang bertemakan wanita dan keluarga,
seperti
> wanita dengan segala pernak-perniknya, masalah pernikahan, hubungan
> suami-istri, pengasuhan anak, dan sebagainya.
> 3.. Bagian Penerbitan Remaja
> Menerbitkan buku-buku islami yang bertemakan remaja, baik fiksi maupun
> nonfiksi. Misalnya, kumpulan cerpen, novel, cergam, dan buku-buku panduan
> untuk remaja.
> 4.. Bagian Penerbitan Anak
> Menerbitkan buku-buku islami yang bertemakan anak, baik fiksi maupun
> nonfiksi. Misalnya, komik, mewarnai, novel anak, tafsir Al-Qur`an untuk
> anak, dan sebagainya.
> B. Penerbit Prestasi
> Selain itu, Gema Insani juga memiliki lini usaha penerbitan yang mandiri
> dengan nama Penerbit Prestasi. Prestasi menerbitkan naskah-naskah yang
> bertema umum, seperti masalah parenting, keluarga, kesehatan, pendidikan,
> dan sebagainya. Menerima baik naskah asli maupun naskah terjemahan dari
> berbagai bahasa; Arab, Inggris, Jepang, Prancis, dan sebagainya.
>
> PROSEDUR PENERIMAAN
> 1. NASKAH PENULISAN
>
> A. Ketentuan Umum
>
> 1.. Gema Insani menerima semua jenis naskah yang kemudian akan dinilai
> kelayakan terbitnya.
> 2.. Isinya tidak menyimpang dari Al-Qur`an dan As-Sunnah.
> 3.. Naskah asli atau terjemahan.
> 4.. Kirim via pos ke alamat Gema Insani (1) Jalan Kalibata Utara II no.
> 84, Jakarta 12740, atau (2) Jalan Ir. H. Juanda (jalan baru Gas Alam),
Depok
> Timur 16418.
> 5.. Kirim via e-mail (untuk naskah umum/dewasa) ke alamat: (1)
> gipnet@indosat.net.id, (2) penerbitgip@telkom.net
> 6.. Kirim via e-mail (untuk naskah anak) ke alamat: (1)
gip_anak@yahoo.com
> 7.. Kirim via e-mail (untuk naskah remaja) ke alamat: (1)
> gip_remaja@yahoo.com
> 8.. Kirim via e-mail (untuk naskah wanita--keluarga) ke alamat: (1)
> gip_wanita@yahoo.com
> 9.. Kirim via e-mail ke Prestasi (kelompok GIP): (1)
> gip_prestasi@yahoo.com
> 10.. Naskah yang sudah masuk tidak akan dikembalikan.
> B. Ketentuan Khusus
>
> 1. Naskah Asli
>
> 1.. Dapat berupa outline tulisan atau tulisan yang sudah lengkap.
> 2.. Jika berupa outline, sertakan sinopsis tulisan, daftar isi yang
> lengkap (bab dan subbabnya).
> 3.. Jelaskan jenis kajian/bidang pembahasan dari tulisan; apakah
politik,
> ekonomi, sosial, fiqih, ibadah, akidah, dakwah-harakah, manajemen,
> parenting, wanita, atau keluarga.
> 4.. Jelaskan selling point naskah tersebut. Apa yang membedakannya dari
> buku-buku yang lain.
> 5.. Sertakan data lengkap penulis (alamat, no. telepon, e-mail, hp, fax,
> no. rekening, juga biografi ringkas yang berkaitan dengan biodata,
> aktivitas, karya yang dihasilkan dan diterbitkan).
> 6.. Jelaskan segmentasi tulisan (anak, remaja, dewasa/umum, wanita,
> keluarga).
> 7.. Jika via pos, harap mengirimkan kopian naskahnya saja.
> 2. Naskah Terjemahan
>
> 1.. Dapat berupa outline terjemahan atau terjemahan yang sudah lengkap.
> 2.. Jika berupa outline, sertakan data yang lengkap dari buku asli
(judul
> asli, judul terjemahan, penulis, penerbit, tahun terbit, sinopsis naskah,
> daftar isi yang lengkap [bab dan subbabnya], jumlah halaman, ukuran buku
> sampul buku [soft cover atau hard cover]).
> 3.. Jelaskan jenis kajian/bidang pembahasan dari naskah yang diajukan;
> apakah politik, ekonomi, sosial, fiqih, ibadah, akidah, dakwah-harakah,
> manajemen, parenting, wanita, atau keluarga.
> 4.. Jelaskan selling point buku tersebut. Apa yang membedakannya dari
> buku-buku yang lain.
> 5.. Sertakan biografi ringkas penulisnya yang berkaitan dengan biodata,
> aktivitas, karya yang dihasilkan dan diterbitkan.
> 6.. Sertakan data lengkap penerjemah (alamat, no. telepon, e-mail, hp,
> fax, no. rekening, juga biografi ringkas penerjemah yang berkaitan dengan
> biodata, aktivitas, karya yang dihasilkan dan diterbitkan).
> 7.. Jelaskan segmentasi tulisan (anak, remaja, dewasa/umum, wanita,
> keluarga).
> 8.. Jika via pos, harap mengirimkan kopian naskahnya saja.
>
> C. Lain-Lain
>
> 1.. Semua naskah kami nilai kurang lebih selama satu bulan.
> 2.. Kami akan mengabari hasil penilaian itu (diterima atau tidak)
melalui
> telepon, e-mail, sms, surat, dan fax.
> 3.. Jika setelah satu bulan penilaian kami belum menghubungi, penulis
atau
> penerjemah dapat menghubungi kami.
> 4.. Kami juga menerima kerja sama penerbitan dengan lembaga mana pun
yang
> tentu saja harus melalui proses penilaian naskah terlebih dahulu. Mengenai
> bentuk kerja sama penerbitannya dapat dibicarakan kemudian.
>
> KETENTUAN PENERIMAAN NASKAH MULTIMEDIA
> DAN PRODUK PENUNJANG
>
> Bagian Penerbitan Produk Penunjang dan Multimedia
> Menerbitkan produk-produk Islami diluar buku, seperti kalender, poster,
> notes, agenda muslim, sticker, MP3, Film (VCD, DVD, dll), kaset, Islamic
> software, animasi dan produk penunjang lainnya diluar buku pada umumnya.
>
> Ketentuan:
>
> 1.. Dapat berupa naskah atau produk jadi siap cetak/digand.
> 2.. Siap di presentasikan dan sekaligus juga memberikan penjelasan
selling
> produk tersebut dibandingkan dengan produk sejenis yang lain.
> 3.. Dapat menjelaskan segmentasi tulisan atau produk tersebut
> 4.. Sertakan data penulis lengkap (alamat, no. telepon, no. HP, e-mail,
> nomor rekening, no. Fax serta biografi penulis lengkap dengan aktivitasnya
> sekarang).
> 5.. Jika via pos harap kirimkan kopian naskahnya.
> 6.. Tenggang waktu penilaian selama 1 bulan setelah diberikan.
> 7.. Materi untuk produk penunjang bisa dikirim via pos, e-mail;
gip_penunjang@yahoo.com, atau datang langsung ke gedung GEMA INSANI Depok.
Saturday, August 05, 2006
[none]
Motor itu bahaya dan membahayakan
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Tuesday, July 25, 2006
[none]
Persiapan akan menjadikannya lebih baik daripada tidak
siap sama sekali
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Thursday, July 13, 2006
Fw: [PasarBuku] Email dari Chaplain James Yee: penulis FOR GOD AND COUNTRY
----- Original Message -----
From: "Prayudi" <prayudi_n@yahoo.com>
To: <pasarbuku@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, July 11, 2006 1:07 PM
Subject: [PasarBuku] Email dari Chaplain James Yee: penulis FOR GOD AND
COUNTRY
> First of all, I am thrilled that Indonesia was the first country to
> translate and then publish my book For God And Country, Faith and
> Patriotism Under Fire outside the United States! I give credit and
> congratulations to Pustaka Zahra for making it possible for all of you
> and for tens of thousands more to be able to read about the realities of
> Guantanamo and my personal struggle for justice.
>
> Let me quickly comment on the most recent developments surrounding
> Guantanamo. The latest landmark Supreme Court decision here in the U.S.
> clarified to us all that President Bush clearly overstepped his
> executive authority in attempting to try prisoners at Guantanamo Bay in
> a manner that did not meet the necessary standards of the Geneva
> Conventions or even US military law. In this ruling we saw a foreign
> Muslim named Mr. Hamdan from Yemen with about a fourth grade level of
> education sue the United States of America, the world superpower, and
> win. This is a significant victory for the rule of law, but just two
> and a half weeks before the ruling, three prisoners at Guantanamo fell
> victim to the desperate act of suicide in what is now the first detainee
> deaths to occur at this prison camp. This clearly was a result of the
> deteriorated conditions at Guantanamo, as well as the fact that
> detainees are held there indefinitely, without charges, without due
> process, with heavily restricted access to lawyers, and with even more
> restrictions on contact with family. It is disturbing that these
> prisoners would rather choose death by suicide then to wait for American
> justice, especially in light of the success Mr. Hamdan and his attorneys
> had over the Bush administration.
>
> I hope all of you will continue to stand up for justice in the world,
> and help educate others about Guantanamo Bay and about my struggle for
> justice. Encourage everyone you know to read this book, and I will
> continue to fight for an official apology from the U.S. government and
> military.
>
> Thank you, and I hope to visit Indonesia sometime soon.
>
> James Yee- Former US Army Muslim Chaplain at Guantanamo Bay
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
> Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
> http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/IotolB/TM
> --------------------------------------------------------------------~->
>
> Silahkan mengisi data Anda di Database Anggota Milis Komunitas PasarBuku
Indonesia di: http://groups.yahoo.com/group/pasarbuku/database
>
> Milis ini terbuka. daftar milis ini dapat dilakukan sendiri oleh calon
anggota. Jika posting tulisan, sila mengirim e-mail ke:
pasarbuku@yahoogroups.com Untuk jadi anggota kirim email kosong ke
pasarbuku-subscribe@yahoogroups.com Untuk berhenti berlangganan, kirim
email kosong ke: pasarbuku-unsubscribe@yahoogroups.com
>
> NETIKET DAPAT DILIHAT DI -->
http://www.albion.com/netiquette/corerules.html
> Yahoo! Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/pasarbuku/
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
> pasarbuku-unsubscribe@yahoogroups.com
>
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
> http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>
>
>
Monday, July 10, 2006
Fw: [SMU47@99] lagi2 !!! undangan walimah !!!
YAHOO! GROUPS LINKS